Berikut adalah sinopsis untuk film horor psikologis Thailand “Ladda Land” (2011). Menariknya, film ini disutradarai oleh Sophon Sakdaphisit, sutradara yang sama di balik film Coming Soon yang baru saja Anda tanyakan.
Berbeda dengan film horor pada umumnya, Ladda Land sangat kental dengan unsur drama keluarga dan tekanan psikologis.
Sinopsis “Ladda Land” (2011)
Cerita berpusat pada seorang pria paruh baya bernama Thi (diperankan oleh Saharat Sangkapreecha). Selama bertahun-tahun, Thi merasa direndahkan oleh ibu mertuanya karena dianggap tidak mampu menafkahi istrinya, Parn, dengan layak.
Untuk membuktikan bahwa ia adalah kepala keluarga yang sukses, Thi menguras seluruh tabungannya untuk membeli sebuah rumah besar di perumahan elite bernama “Ladda Land” yang terletak di Chiang Mai. Ia kemudian memboyong Parn, putri remajanya yang pemberontak bernama Nan, dan putra bungsunya Nat dari Bangkok untuk pindah ke rumah impian tersebut.
Awal Mula Teror
Awalnya, kehidupan mereka di Ladda Land terasa sempurna dan bahagia layaknya mimpi yang menjadi kenyataan. Namun, kedamaian itu hancur ketika sebuah tragedi mengerikan terjadi di lingkungan mereka. Seorang pembantu asal Myanmar di rumah tetangga mereka dibunuh dengan sangat sadis, dan mayatnya ditemukan membusuk di dalam kulkas.
Sejak pembunuhan tersebut, arwah pembantu itu mulai menghantui perumahan Ladda Land. Warga perumahan menjadi ketakutan dan satu per satu mulai pindah meninggalkan lingkungan tersebut.
Kehancuran Psikologis dan Keluarga
Di saat lingkungan rumahnya semakin sepi dan mencekam, keluarga Thi mulai mengalami teror gaib. Nat, sang anak bungsu, mulai berbicara dengan sosok-sosok tak kasat mata, sementara Nan juga mengalami kejadian mistis yang membuatnya trauma dan menolak untuk tinggal di rumah itu.
Parn yang panik dan ketakutan memohon kepada Thi untuk segera pindah demi keselamatan anak-anak mereka. Namun, di saat yang bersamaan, rentetan kesialan menimpa Thi. Ia tiba-tiba dipecat dari pekerjaannya dan dihadapkan pada krisis finansial yang parah. Karena rumah di Ladda Land adalah simbol harga diri dan pencapaian terbesarnya, Thi bersikeras menolak untuk pindah. Ia menyangkal adanya hantu dan menganggap ketakutan keluarganya tidak masuk akal.
Film ini mencapai puncaknya ketika tekanan ekonomi, harga diri laki-laki yang terluka, dan teror supernatural bergabung menjadi satu, mendorong kejiwaan Thi hingga ke batas kewarasannya dan mengancam keselamatan seluruh keluarganya.










